22Apr/12Off
Tips Agar Pria Tahan Lebih Lama di Atas Ranjang
InfoSehat - Ada banyak hal yang menyebabkan Anda, khususnya para pria, tidak bisa bertahan cukup lama ketika bercinta dengan pasangan. Salah satu penyebabnya adalah gangguan seksual yang diakibatkan karena kebiasaan buruk yang dilakukan pria sehari-hari.
Jika Anda tidak mau terus-terusan cepat kelelahan di atas tempat tidur, simak delapan tips yang membuat Anda bisa tahan lebih lama saat bercinta seperti yang dikutip dari Your Tango (29/03) berikut ini.Jangan minum alkohol
Membatasi konsumsi alkohol akan mempengaruhi produksi hormon untuk kembali normal dan membuat Anda semakin fit ketika berada di atas ranjang.
Jangan merokok
Kandungan kimia pada rokok jelas membuat peredaran darah kurang lancar dan memicu ejakulasi dini.
Jangan mengonsumsi kafein
Kafein bersifat diuretik (mempercepat produksi urin) sehingga Anda akan cepat merasa lelah dan memicu ejakulasi dini.
Tidurlah secukupnya
Kurang tidur akan menyebabkan rasa lelah dan mempengaruhi performa di atas ranjang.
Jangan sampai stres
Stres, rasa cemas, dan depresi dapat memicu produksi hormon cortisol yang menyebabkan ejakulasi dini.
Diet secara teratur
Pola makan pun berpengaruh terhadap ketahanan pria saat bercinta, maka dari itu jaga asupan nutrisi kebutuhan tubuh Anda.
Jangan melakukan doggy style
Posisi seks ini ternyata membuat pria cepat lelah, sebaiknya Anda mengubah doggy style menjadi cow girl agar permainan Anda semakin asyik dan tahan lama.
Jangan mengonsumsi obat-obatan
Obat-obatan jelas tidak baik bagi kesehatan dan memperburuk performa Anda saat bercinta.
Lakukan delapan tips di atas agar Anda lebih tahan lama berada di atas ranjang dan memuaskan pasangan tercinta!
Sumber : merdeka.com
28Jan/12Off
BAYAM DURI dan Khasiatnya
Famili : AmaranthaceaeBayam duri, acap dianggap sebelah mata. Di bandingkan bayam sayur biasa, meski rasanya sama, tumbuhan ini jarang disentuh. Padahal, banyak yang tidak menyadari, selain enak, tumbuhan ini penuh khasiat, menyembuhkan disentri, bisul, sampai keputihan.
Bayam duri berasal dari suku Amaranthus. Masyarakat mengenalnya dengan bermacam nama. Di Lampung, bayam duri lebih dikenal dengan nama bayam kerui. Adapula yang mengenalnya senggang cucuk (Sunda), bayam eri, bayam raja, bayam roda, bayam cikron (Jawa), Ternyak duri, ternyak lakek (Madura).
Di Bali, namanya Bayam Kikihan, Bayam siap, atau Kerug Pasih. Sedangkan di Minahasa bernama Kedawa Mawaw, karawa rap-rap, karawa in asu, korawa kawayo. Di Makasar namanya Sinau katinting, di Bugis bernama Podo Maduri. Tapi di Halmahera Utara bayam duri lebih dikenal dengan nama Maijanga atau ma hohoru, di Ternate namanya Baya, sedangkan di Loda bernama Loda. Sebagaimana tertulis dalam buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1, karya dr Setiawan Dalimartha, Trubus Agriwidya, Jakarta, 1999, tersebut bahwa dengan memanfaatkan akarnya, banyak khasiat yang bisa diambil. Misalnya untuk pengobatan bisul yang keras, wasir (hemoroid), ekzema, gusi bengkak berdarah, malancarkan pengeluaran ASI ( laktagoga ), demam, kutil, luka bakr dan di gigit ular berbisa. Seluruh tumbuhan direbus, airnya selagi hangat di gunakan untuk merendam kaki yang pegal linu, dan reumatik.
Asing : Prickly Amaranth, Le Xian Cai (Cina)
Sifat Kimiawi : Kaya kandungan kimia antara lain amarantin, rutin, kalium nitrat, piridoksin, garam-garam fosfat, besi, Vitamin A, C dan K.
Efek Farmakologis : Tanaman ini mempunyai sifat masuk meridien jantung dan ginjal. Menghilangkan panas (anti piretik), peluruh kemih (diuretik), menghilangkan racun (anti-toksin) menghilangkan bengkak, menghentikan diare dan membersihkan darah. Tanaman ini juga bersifat : Rasa manis, pahit dan sejuk.
Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh tanaman baik segar maupun kering yang diangin-anginkan.
Cara budidaya : Dengan cara Stek ataupun biji.
Resep tradisional:
1 Disentri : Akar segar 30 gr dicuci bersih, ditambah 15 gr gula enau dan air bersih secukupnya lalu direbus hingga sisa 1 gelas, minum sebelum makan
2 Keputihan : Akar segar 30-60 gr, dicuci bersih ditambahkan sedikit gula batu, digodok dengan 3 gls air sampai 1 gls, disaring dan diminum.
3 TBC Kelenjar : Akar segar 30-60 gr atau seluruh tumbuhan, dicuci bersih digodok air bersih dicampur arak secukupnya, diminum.
4 Sakit kerongkongan : Akar segar 45 gr dicuci bersih, digodog dan diminum.
5 Bisul : Daun segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus, campurkan madu secukupnya menutupi bisul lalu dibalut. Sehari diganti 2x.
6 Wasir : Segenggam daun segar dicuci, digodog dan dipakai menguapi dan mencuci wasirnya.
7 Eksim (Dermatitis) : Seluruh tumbuhan secukupnya digodok, tambahkan sedikit garam dan airnya digunakan mencuci bagian yang sakit.
8 Radang saluran pernapasan : Daun 1/4 genggam dicuci dan digiling halus, diberi air masak 3 sendok makan dan garam sedikit, diperas dan disaring lalu diminum 2x sehari
9 Buang air kemih tidak lancar : Satu potong akar dengan bonggolnya dicuci bersih, digodog dengan 2 gls air bersih sampai menjadi 1 gls, minum sekaligus.
10 Gusi luka berdarah : Tanaman secukupnya dibakar (dengan alas genteng) dan dijadikan bubuk, dipakai seperti salep dioleskan kebagian yang sakit.
11 Menambah produksi ASI : Satu batang bayang dicuci bersih, digiling halus dan dipakai sebagai tapal disekeliling payu dara.
12 Demam : Daun segar segenggam dicuci, digiling, ditambah air, dipakai sebagai tapal didahi
Sumber : Forum Kaskus- Tanaman Obat

