Bayi Sembelit
Bayiku suka sembelit, kenapa ya bu?
Tanya:
Anakku suka sembelit, kenapa ya bu? [MQ]
Jawab:
Anakmu sudah BAB mungkin karena dalam masa peralihan penggantian susu, coba pembuatan susunya dicampur dulu dengan susu yang lama, lalu seterusnya dosis susu lama dikurangi sampai akhirnya pencernaannya sudah akrab dengan susu formula baru [En]
Anakku dari kecil punya masalah BAB karena apapin makanan dan susunya BABnya tetap keras. Kalau aku baca emailmu di bawah kamu yakin akalu dia begitu karena susu? Kenapa masih tetap diberikan? Bukan menakut-nakuti tapi benar kalau keras begitu anak bisa trauma. Anakku dulu sampai sengaja menahan-nahan BABnya karena mungkin dia kebayang sakitnya. Dokter? Hmmm..jangan pernah percaya 100% dengan apa yang dikatakan dokter. Kalau soal anatomi dubur dia pasti lebih mengerti, tapi kalau soal susu? Kamu yang tiap hari ketemu anakmu dan mengamati perkembangannya. Kalau memang yakin karena susu, lebih baik cari susu lain yang kandungan gizinya sama tanpa harus membuat dia menderita. Kalau perlu coba bawa ke ahli gastro seperti prof. Suharyono atau prof.Agus di hermina bekasi untuk memastikan memang tidak ada apa-apa di sistem pencernaan anakmu. Nanti disana feses akan diperiksa sekalian. Kadang bisa juga karena didalam usus ada jamur, seperti kasus anakku sehingga usus infeksi dan tidak bisa mengolah makan yang masuk. Menurutku diganti dengan susu NAN HA tidak apa-apa. [Dm]
Ini kejadian sama anakku, ketika ganti susu ke follow on sewaktu dia dikasih makanan padat, sepertinya kandungan zat besi dari follow on lebih tinggi dari premium. Kalau boleh tahu makan tim saringnya berapa kali sehati? Dulu aku tanya di Balita Anda, sarannya tim saringnya 1x sehari dan lebih diperbanyak sayur dan buah [Ad]
Ibu, terima kasih sudah memberi saran mengenai bayi sembelit. Sesuai saran ibu semua, aku ganti susunya, makan berserat tetap dilanjutkan. Alhamdulillah, anakku sekarang sudah tidak sembelit lagi, BAB-nya teratur di kamar mandi [MQ]
19-11-2005 23:49:17
Related posts:
Bayi ASI Dan Fesesnya
Sudah 9 hari tidak pup, padahal dia masih ASI kenapa ya, bu?
Tanya:
Ibu, keponakanku cowok (3bulan) sudah 9 hari ini tidak pup. Iparku masih full ASI sampai sekarang, dia sudah makan pepaya, banyak minum dan makan sayur-sayuran, waktu hari ke 7, sabtu kemarin karena cemas sudah dibawa ke dsa. Dan ketika diperiksa perut kirinya, menurut beliau tidak ada fesesnya. Keadaan si bayi sehat, maksudnya tidak gelisah, tidak ada panas atau rewel kalau sakit perut. Iparku rencananya mau menunggu 2-3 hari ini, kalau tidak juga dia mau cari second opinion ke dsa lainnya. Sebenarnya wajar tidak ya lewat dari seminggu bayi belum pup dan memang bisa ya sudah semingguan begitu tidak ada fesesnya ? Terima kasih ya, bu [Rhm]
Jawab:
Mbak, Aku juga pernah punya pengalaman kejadian seperti ini waktu anak-anaku masih bayi. Biasanya karena pupnya agak keras, jadi susah keluar Waktu itu mertuaku kasih saran ‘dipancing’ saja caranya : (harus agak tega-an sedikit) buat dari sabun mandi dibentuk agak panjang dan ujungnya agak runcing (kira-kira sebesar pensil) terus bayi ditidurkan telentang, angkat kakinya keatas masukkan pelan-pelan batangan sabun tadi ke dalam lubang anus, sambil agak dipuntir-puntir, dan secara bersamaan tekan-tekan perutnya kebawah insya allah, kalo sudah kepancing, itu feses akan keluar sendiri dan memang bentuknya lengket sekali. Mungkin karena itu tidak bisa keluar sendiri [dn]
Pilihan lainnya pakai kunyit yang ujungnya dibakar sebentar, terus dimasukkan ke dubur [An]
Atau pakai obat yang lewat dubur, namanya microlax, ada kok di apotek [Dil]
Aku cuma mau lebih meyakinkan saja, benar kata mbak dn, dulu anakku juga pernah punya pengalaman yang sama dan dengan solusi yang sama, pakai sabun dibuat runcing. Seram juga ya, tapi alhamdulillah sukses dan tidak ada efek apa-apa. Mudah-mudahan cepat pup ya mbak, kasihan meskipun dia tidak rewel, tapi lama kelamaan tidak enak perutnya [vr]
Betul. Saya juga pakai microlax. Pemakaiannya mudah, dan efeknya langsung. Selang beberapa detik, langsung bereaksi. [Arn]
Betul bu, selama masih full ASI, bab seminggu – 2mgg sekali masih wajar. Karena ASI cepat diserap tubuh dan sangat mungkin kalau babnya juga hampir tidak ada ampasnya. Mau berbagi pengalaman sedikit, ada temenku di kantor, kebetulan anaknya seumur anakku Daffa (hampir 6 bulan) masih full ASI juga, babnya bisa seminggu – 10 hari sekali tapi badannya gemuk dan padat. Daffa saja yang lahir lebih besar berat badannya kalah, perkembangannya juga tidak masalah dan dia tidak pakai apa apa, babnya akan keluar sendiri, tidak pakai microlac, ataupun sabun yang diruncingkan kecuali babnya keras, susah keluar. kalau Daffa (6 bulan) alhamdullilah, masih full ASI juga kadang juga sampai 3-4 hari tidak bab, sekali bab cuma air kuning (golden feces) atau kehijauan tergantung dari yang dimakan ibunya, aku perhatikan kalau aku makan pedas, Daffa akan bab tiap hari, malah bisa 2-3 kali tapi sekarang sudah teratur 1x sehari. Jadi, saranku jangan pakai obat apa-apa tiap baby punya kebiasaan yang berbeda/unik tapi nanti juga normal sendiri [Ley]
Yang seperti ini wajar sekali terjadi sama bayi yang minum ASI. Dokternya anak-anakku pernah bilang, kadang mereka tidak pup sampai 2 minggu, dan itu tidak apa-apa. Apalagi kalau si bayinya juga tidak merasa terganggu, ya tidak apa-apa, semakin besar, nanti semakin normal kecuali dia kesulitan, bisa di belikan glycerin suppositories yang buat infant (ini juga atas anjuran dokter, karena anak-anakku pernah mengalaminya juga), dipotong setengah saja sudah manjur, terus dimasukkan ke dubur bayi, tunggu sampai sekitar 15 menit keliatan hasilnya). Semoga bermanfaat [RM]
Aduh aduh bu, tidak usah dipakaikan apa-apa, kasihan masih 3 bulan dan full ASI benar-benar ya mbak? kalau menurut Sehat dan banyak pengalaman ibu-ibu ASI eksklusif termasuk aku sendiri alhamdulillah waktu anak keduaku, itu hal yang wajar sekali. Soalnya, itulah kelebihannya ASI sama susu formula, kalau susu formula hampir selalu pasti ada “sisanya”, sementara kalau ASI, karena memang sudah diciptakan dengan 1001 keajaibannya ASI itu insyaAllah terserap habis oleh tubuh bayi kita. Jadi wajar kalau tidak sisanya, jadi banyak sekali pengalaman ibu-ibu yang ASI eksklusif lalu bayinya tidak pup berhari-hari. Anak keduaku juga pernah samapi seminggu lebih, tapi siap-siap saja mbak begitu pup, wah banyak dan baunya.. Coba search di google pakai keyword kayak exclusive breastfeed stool, nanti ketemu banyak artikel yang menerangkan soal ini, jadi kalau menurut aku insyaAllah tidak apa-apa [Nad]
Mbak, Menurut aku DSAnya sudah benar. Kalau ASI eksklusif normal kalau bayinya pup 7-10 hari begitu. Itu berarti ASInya terserap sempurna, sehingga tidak ada ampasnya yang perlu dibuang. Anakku dua-duanya waktu masih ASI eksklusif juga begitu. Waktu anak pertama sempat 2 kali kena microlax, karena aku masih belum mengerti, tapi anak kedua tidak pernah aku kasih apa-apa, lama-lama normal sendiri. Dulu kalau bayiku sudah semingguan belum pup, aku tiap sarapan makannya pepaya satu piring makan muncung. Lumayan membantu, tapi pupnya juga rada orange begitu. Jadi, kalau bayinya memang tidak ada keluhan atau gelisah, dan pupnya juga normal saja, tidak keras, jangan dikasih microlax [Rn]
19-11-2005 23:57:44
Related posts:
- Salon Bayi
- Putih-Putih Dimulut Bayi
- Alergi Susu
- Creambath Untuk Anak-Anak
- Mencegah Alergi Pada Bayi Karena Makanan
Penting…! Makan Sesuai Siklus Tubuh Anda
"Anda boleh makan steak, tapi jangan kombinasikan dengan karbohidrat. Meskipun itu roti, kentang goreng, apalagi nasi," kata Erikar Lebang, pelaku food combining dari Jakarta.Erikar yang berbagi informasi mengenai food combining di program 8-11 Show Metro TV mengatakan, meski perpaduan ini lebih mengenyangkan, tapi kombinasi antara protein hewani dan karbohidrat sangat memberatkan organ cerna. Terutama bila anda memakannya saat terjadi 'siklus pembuangan'.
Siklus pembuangan terjadi setiap pukul 04.00 - 12.00. Dimana saat siklus ini berlangsung, tubuh memerlukan lebih banyak energi untuk membuang sisa metabolisme seperti feses, keringat, nafas, dan urin. Bila energi yang seharusnya dipakai untuk membuang terpaksa dipakai untuk mencerna, maka akan muncul gangguan pencernaan seperti BAB tak lancar.
Secara alami tubuh punya 3 siklus yang selalu terjadi sepanjang hari. Bila anda ingin sehat, makanlah di saat siklus pencernaan terjadi, dan berhenti di siklus penyerapan. Siklus pencernaan terjadi setiap pukul 12.00-20.00, siklus penyerapan terjadi setiap pukul 20.00-04.00, dan siklus pembuangan selalu terjadi setiap pukul 04.00-12.00.
Di pagi hari, saat siklus pembuangan berlangsung, makanlah makanan yang ringan dan tinggi serat seperti buah. Bila muncul rasa lapar, ulangi konsumsi buah hingga proses pembuangan terselesaikan.(she/ipg)
Sumber : She FM Radio