Informasi Autisme Indonesia Situs Informasi Autisme dan Kesehatan

22Apr/12Off

Tips Agar Pria Tahan Lebih Lama di Atas Ranjang

InfoSehat - Ada banyak hal yang menyebabkan Anda, khususnya para pria, tidak bisa bertahan cukup lama ketika bercinta dengan pasangan. Salah satu penyebabnya adalah gangguan seksual yang diakibatkan karena kebiasaan buruk yang dilakukan pria sehari-hari.
Jika Anda tidak mau terus-terusan cepat kelelahan di atas tempat tidur, simak delapan tips yang membuat Anda bisa tahan lebih lama saat bercinta seperti yang dikutip dari Your Tango (29/03) berikut ini.
 
Jangan minum alkohol
Membatasi konsumsi alkohol akan mempengaruhi produksi hormon untuk kembali normal dan membuat Anda semakin fit ketika berada di atas ranjang.
 
Jangan merokok
Kandungan kimia pada rokok jelas membuat peredaran darah kurang lancar dan memicu ejakulasi dini.
 
Jangan mengonsumsi kafein
Kafein bersifat diuretik (mempercepat produksi urin) sehingga Anda akan cepat merasa lelah dan memicu ejakulasi dini.
 
Tidurlah secukupnya
Kurang tidur akan menyebabkan rasa lelah dan mempengaruhi performa di atas ranjang.
 
Jangan sampai stres
Stres, rasa cemas, dan depresi dapat memicu produksi hormon cortisol yang menyebabkan ejakulasi dini.
 
Diet secara teratur
Pola makan pun berpengaruh terhadap ketahanan pria saat bercinta, maka dari itu jaga asupan nutrisi kebutuhan tubuh Anda.
 
Jangan melakukan doggy style
Posisi seks ini ternyata membuat pria cepat lelah, sebaiknya Anda mengubah doggy style menjadi cow girl agar permainan Anda semakin asyik dan tahan lama.
 
Jangan mengonsumsi obat-obatan
Obat-obatan jelas tidak baik bagi kesehatan dan memperburuk performa Anda saat bercinta.
 
Lakukan delapan tips di atas agar Anda lebih tahan lama berada di atas ranjang dan memuaskan pasangan tercinta!
 
Sumber : merdeka.com
9Apr/12Off

Mencegah Payudara Bengkak Saat Menyusui

InfoSehat - Menjadi suatu hal yang biasa bila payudara seorang ibu menjadi lebih besar dan berat ketika dalam masa menyusui, karena produksi ASI umumnya akan cenderung meningkat. Tapi permasalahannya, terkadang kepenuhan ini dapat berubah menjadi pembengkakan dan terasa sangat keras dan menyakitkan.

Pada kondisi ini, pembengkakan payudara biasanya disertai pula dengan demam ringan dan bahkan infeksi. Pembengkakan umumnya terjadi selama hari ketiga sampai kelima setelah melahirkan, tetapi bisa juga terjadi setiap saat.

Oleh karena itu, penting untuk mencoba mencegahnya sebelum hal ini benar-benar terjadi. Berikut adalah beberapa tips sederhana untuk mencegah pembengkakan payudara, seperti dikutip situs womenshealth.gov, salah satu bagian dari Departemen Kesehatan Amerika Serikat yang memfokuskan pada pelayanan kesehatan perempuan :

1. Sering-seringlah menyusui bayi ASI setelah proses persalinan. Biarkan bayi menyusu selama yang dia suka, sepanjang bayi Anda minum ASI dengan baik dan mengisap secara efektif. Dalam minggu-minggu pertama pasca melahirkan, Anda harus membangunkan bayi Anda untuk memberi makan setelah empat jam sejak awal pemberian makanan terakhir.

2. Bekerjasama atau meminta bantuan konsultan laktasi untuk memperbaiki cara menyusui.

3.  Menyusui lebih sering pada payudara yang terasa sakit untuk mengeluarkan ASI.  Agar payudara tetap bergerak bebas, dan mencegah jangan sampai payudara terlalu penuh.

4. Hindari  penggunaan dot yang terlalu berlebihan, dan gunakanlah botol untuk membantu proses pemberian ASI.

5. Pegang payudara dengan tangan secara lembut dan pompalah sedikit ASI untuk melunakkan bagian payudara, areola (daerah gelap di sekitar puting payudara), dan puting sebelum menyusui.

6. Pijatlah payudara secara lembut.

7. Gunakan kompres air dingin di antara waktu menyusui untuk membantu meringankan rasa sakit.

8. Jika Anda harus bekerja, cobalah untuk memompa ASI pada jadwal yang sama ketika Anda memberikan ASI di rumah, atau Anda dapat memompa setidaknya setiap empat jam.

9. Cukup istirahat, nutrisi yang tepat, dan cukupi kebutuhan cairan.

10. Kenakan pakaian yang nyaman dan gunakan bra yang tidak terlalu ketat.

Sumber : kompas.com
2Apr/12Off

Tips Atasi Serangan Tomcat

InfoSehat Serangan Tomcat menyebar luas di Surabaya. Korbannya pun sudah mencapai ratusan. Serangga kecil yang bisa meloncat-loncat ini bahkan sudah menyerang ke apartemen mewah.

Seperti apakah Tomcat?
Serangga yang disebut Rove Beetle atau "Kumbang Rove" memiliki ukurannya yang cukup kecil, antara 7-8 mm. Serangga kelompok kumbang ini tidak menggigit atau menyengat, tapi darah mereka mengandung racun kuat yang disebut pederin yang dapat menyebabkan iritasi kulit dan mata.

Serangga ini menyerupai kalajengking namun berukuran kecil panjang dengan warna merah belang hitam. Tomcat akan mengeluarkan cairan secara otomatis bila bersentuhan dengan kulit manusia. Kumbang tersebut juga akan mengeluarkan cairan racunnya pada benda-benda seperti baju, handuk, atau benda-benda lainnya.

Jika kumbang melepaskan toksin dan terkena manusia akan diserap kulit dan membentuk luka seperti herpes. Bagian yang luka tengahnya bernanah dengan diameter 2 sentimeter dan terus membesar bila tidak ditanggulangi.

Itu sebabnya, jika sudah terkena dermatitis, otomatis seprei dan handuk maupun alat-alat yang disinyalir terkena racun Tomcat harus dibersihkan. Bersentuhan dengan kumbang ini saat merayap atau tidur, atau memukulnya layaknya membunuh nyamuk atau lalat malah akan menyebabkan iritasi kulit yang serius.

Gejala awal yang muncul berupa kemerahan pada kulit, dan sensasi 'membakar'. Gejala ini diikuti dengan iritasi yang menyakitkan dan gatal-gatal dengan pustula (bintil bernanah) yang meluas dan kulit melepuh setelah 4 hari.

Racun yang terkena tangan juga dapat menyebar ke bagian tubuh lain dan ke orang lain. Hindari menggaruk luka. Racun bisa berpindah ke bagian lain kulit melalui cairan di luka. Jika luka terjadi pada area mata dan selaput lendir, sebaiknya segera ke dokter.

Lalu bagaimana cara menghindari serangan Tomcat? Hindari Tomcat. Cuci kulit Anda jika terkena racun. Kurangi pencahayaan di dalam ruangan saat malam tiba. Kenakan pakaian lengan panjang dan bercelana panjang untuk meminimalkan terkena serangan Tomcat di kulit.

Jika Tomcat tanpa sengaja terkena kulit, segera cuci bagian yang terkena dengan air dan sabun. Pasalnya toksin perlahan menembus kulit. Mencuci kulit sesegera mungkin setelah terkena kumbang tersebut akan membuang banyak racun sebelum mereka memiliki waktu untuk melukai kulit. Kemudian menggunakan kompres dingin, antihistamin, atau memakai lidah buaya untuk meringankan gejala pada daerah yang terkena.

Selain itu, berikan salep hydrocortisone 1% atau Salep betametasone+antibiotik neomycin sulfat-3 kali sehari atau Salep Acyclovir 5%.

Sumber : kesehatan.liputan6.com
1Apr/12Off

7 Cara agar Tidur Lebih Menyehatkan

InfoSehat Gangguan tidur merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa menimpa siapa saja. Kurang tidur tidak hanya membuat Anda mudah mengantuk, tetapi juga memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Lantas apa yang harus dilakukan?
Langkah pertama adalah dengan membangun rutinitas sehat sebelum tidur. Berikut adalah beberapa tip yang dapat Anda coba untuk membuat pikiran dan tubuh menjadi rileks sehingga membantu membawa Anda tidur lebih lelap dan menyehatkan:

1. Bersantai sebelum tidur

Berikan waktu untuk tubuh Anda bersantai minimal 30 menit sebelum pergi ke tempat tidur. Matikan televisi, komputer, video game, atau segala sesuatu yang dapat merangsang Anda untuk beraktivitas. Biarkan pikiran Anda beralih dari modus kerja ke modus tidur. Jauhkan segala macam bentuk barang elektronik, seperti handphone atau i-phone, dari tempat tidur Anda.

2. Makan, minum, dan menjaga kesehatan

Tubuh Anda ibarat mesin besar yang membutuhkan asupan makanan dan minuman untuk metabolisme. Hindari makan besar saat malam hari. Makanlah lebih awal dan hindari makanan berlemak atau makanan yang mungkin dapat mengganggu tidur Anda.

Untuk mendapatkan tidur malam yang baik, batasi pula konsumsi alkohol. Alkohol mungkin dapat membantu Anda tidur lebih cepat, tetapi justrru mengurangi kualitas tidur dan membuat Anda terbangun di pagi hari dengan mulut kering dan sakit kepala.

Kurangi kafein. Beberapa orang umumnya akan memiliki masalah gangguan tidur akibat efek dari konsumsi kafein. Seperti diketahui, efek kafein akan ada terus bekerja di dalam tubuh seseorang selama sepuluh jam. Ganti dengan air putih atau teh setelah makan siang.

Merokok juga dapat memicu masalah gangguan tidur. Kandungan nikotin jahat pada rokok merupakan stimulan yang dapat membuat Anda terjaga lebih lama.

3. Rileks

Jika Anda merasa sulit mengatasi stres, cobalah melakukan rutinitas yang dapat membuat tubuh Anda menjadi lebih rileks, misalnya berendam di air hangat atau meneguk segelas susu hangat. Lakukan sedikit peregangan atau teknik relaksasi napas dalam sambil mendengarkan alunan musik yang menenangkan. Matikan lampu untuk menginduksi produksi melatonin—hormon yang membantu Anda terlelap.

4. Atur jadwal tidur

Anda mungkin bukan lagi anak kecil yang dapat diatur kapan harus tidur dan bangun. Akan tetapi, mengatur jadwal tidur sangatlah penting. Idealnya, setiap orang harus dapat menentukan kapan waktu untuk tidur. Dengan memiliki jadwal tidur yang teratur, tubuh Anda akan mulai terbiasa untuk tidur tepat waktu. Jika memungkinkan, cobalah untuk tidur lebih awal agar tubuh Anda dapat beristirahat lebih panjang. Apa efeknya? Ketika bangun, tubuh Anda akan terasa lebih segar dan bertenaga.

5. Hindari tidur siang terlalu sore

Berhati-hatilah dengan waktu tidur siang Anda. Meskipun tidur siang dapat menjadi cara yang bagus untuk mengisi ulang atau mengejar kekurangan waktu tidur, tetapi jika Anda tidur siang terlalu sore, Anda mungkin akan mengalami kesulitan tidur di malam hari.

6. "Bersihkan" pikiran Anda

Bersihkan segala macam pikiran yang ada di benak Anda sebelum memutuskan untuk beranjak ke tempat tidur. Bagaimana caranya? Ambilah selembar kertas dan tuliskan segala masalah dan persoalan yang tengah Anda alami, seperti masalah terkait pekerjaan, konflik dengan seseorang, atau masalah keuangan. Jangan lupa pula untuk menuliskan setidaknya tiga hal yang dapat membuat Anda merasa bersyukur.

7. Gunakan aroma terapi

Minyak aromaterapi, seperti chamomile, juniper, lavender, marjoram, mawar, dan kayu cendana, memiliki efek sedatif (menenangkan) ketika dihirup. Gosokkan sedikit aroma terapi pada bagian dalam pergelangan tangan atau pada pelipis, lalu hiruplah aromanya hingga membuat Anda terhanyut ke alam mimpi.

Sumber : besthealthmag
15Mar/12Off

7 Cara Meringankan "Ngorok"

InfoSehat - Mungkin Anda termasuk dari 45 persen orang dewasa yang sering mengeluarkan napas berat dengan bunyi seperti geram seekor beruang ketika tidur. Banyak hal yang menyebabkan seseorang mendengkur, dari hiung tersumbat, sampai adanya tonsil yang membesar.


Meski pada tingkat ringan mendengkur tidak mengundang risiko kesehatan, kebiasaan mengorok ini bisa menurunkan kualitas hidup. Tidak hanya mengganggu orang yang tidur satu ruangan dengannya, tetapi tidak sedikit penderita dengkur yang juga mengalami sleep apnea atau tersumbatnya jalan napas selama beberapa detik. Akibatnya, suplai oksigen ke otak menjadi berkurang.

Beruntung dewasa ini banyak dokter ahli yang mampu mengatasi masalah gangguan tidur ini. Namun ada beberapa cara alami untuk meringankan kasus dengkuran Anda. 

1. Ubah posisi tidur 
Tidur dalam posisi telentang akan membuat pangkal lidah dan langit-langit mulut "runtuh" ke membran tenggorokan sehingga menyebabkan getaran suara selama kita tidur. "Tidur dengan posisi miring bisa membuat perbedaan besar bagi orang yang terbiasa mengorok," kata Sudhansu Chokroverty dari Clinical Neurophysiology and Sleep Medicine, AS. Cara lainnya adalah dengan meninggikan bagian kepala saat tidur dengan cara mengganjal bagian bawah kaki tempat tidur.

2. Kurangi berat badan 
Mengurangi berat badan bisa membantu pada sebagian orang karena nyatanya banyak juga orang kurus yang tidurnya mengorok. Namun, menurut ahli mendengkur, Daniel P Slaugher, bila Anda mulai mendengkur ketika tubuh menggemuk, maka mengurangi bobot tubuh akan membantu. "Bila terdapat tumpukan lemak di sekitar leher, diameter tenggorokan akan terdesak sehingga bisa memicu ngorok," katanya.

3. Hindari alkohol 
Alkohol menyebabkan otot-otot dalam jalan napas menjadi terlalu santai. Demikian juga halnya dengan obat-obatan penenang dan obat tidur.

4. Atur pola tidur 
 Pola tidur yang buruk, seperti kebiasaan bekerja lembur sehingga kurang tidur, bisa membuat tubuh kelelahan. Akibatnya saat tiba waktunya tidur, Anda akan memasuki tidur yang dalam dan lama sehingga otot-otot jadi mengendur dan lemas kemudian memicu dengkuran.

5. Matikan rokok 
Asap rokok membuat jaringan-jaringan, baik di tenggorokan maupun hidung, mengalami iritasi, sampai bengkak dan menyumbat aliran udara. 

6. Cukup cairan 
 Minumlah cukup cairan setiap hari. "Sekresi di hidung dan langit-langit mulut menjadi lengket ketika Anda dehidrasi. Hal ini menimbulkan dengkuran," kata Slaughter. 

7. Ganti bantal  
Alergen di kamar tidur dan bantal mungkin berpengaruh pada terjadinya ngorok. Menurut Slaughter, tungau debu bisa berakumulasi di bantal dan menyebabkan reaksi alergi yang memicu dengkuran. Untuk mengurangi alergen di tempat tidur, cucilah bantal Anda dan jemur di bawah sinar matahari minimal seminggu sekali. Selain itu, jagalah agar hewan kesayangan tidak tidur satu kamar dengan Anda.

Sumber : kompas.com
15Mar/12Off

7 Vitamin yang Mempertajam Daya Ingat

InfoSehat - Lupa atau tidak ingat adalah sebuah kondisi yang hampir pernah dialami semua orang. Misalnya, saat menaruh handphone, kunci atau kacamata. Mungkin Anda menganggap hal ini sebagai suatu yang wajar. Tapi Anda perlu tahu bahwa "lupa" merupakan salah satu ciri yang menandakan berkurangnya kemampuan otak untuk mengolah memori.

Bagaimana mencegahnya? Cukup sederhana, yakni dengan mengonsumsi beberapa bentuk vitamin seperti yang disebutkan di bawah ini. Berikut adalah tujuh vitamin yang dapat membantu menyembuhkan sekaligus meningkatkan daya ingat Anda:

1. Vitamin E


Penelitian telah menunjukkan bahwa sifat antioksidan vitamin E dapat membantu melindungi sel-sel saraf di otak dari kerusakan. Ada juga bukti yang menunjukkan bahwa vitamin E dapat menjaga sel-sel saraf di otak dari kematian pasca serangan stroke. Vitamin E juga dipercaya membantu meningkatkan fungsi memori pada lansia. Tetapi sebelum mengonsumsi vitamin ini ada baiknya untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Karena dosis tinggi vitamin E dapat mengganggu kerja dari obat untuk pembekuan darah.

2. Vitamin B6


Selain menjaga berbagai fungsi tubuh, vitamin B6 telah terbukti mampu meningkatkan daya ingat, disamping juga mendukung kesehatan otak. Penelitian menunjukkan bahwa asupan harian vitamin B6 dapat membantu meningkatkan memori dari waktu ke waktu, dan kemampuan otak dalam memproses informasi pada tingkat yang lebih cepat. Anda bisa mendapatkan sumber alami vitamin B6 dari ikan tuna, telur, wortel dan sayuran.

3. Vitamin B12


Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin B12 dapat menjaga kadar darah homocysteine pada tingkat yang sehat. Homosistein adalah senyawa asam amino penting yang dibutuhkan oleh otak manusia. Jika asam amino tidak dikelola dengan baik maka akan berpengaruh pada penurunan fungsi otak. Vitamin ini juga memiliki kemampuan untuk memperbaiki serat saraf otak. Daging sapi, hati, kerang dan ikan mengandung sejumlah besar vitamin B12.

4. Vitamin B9


Asam folat, juga dikenal sebagai vitamin B9 dapat membantu dalam produksi sel darah merah, yang memungkinkan seseorang untuk mendapatkan suplai oksigen ke otak lebih banyak. Vitamin ini juga telah terbukti dapat mengurangi risiko hilangnya memori yang berhubungan dengan proses penuaan. Sumber alami vitamin B9 bisa Anda dapatkan dari makan makanan yang terbuat dari biji-bijian, atau minum jus yang terbuat dari buah jeruk atau tomat.

5. Vitamin C


Sifat antioksidan vitamin C sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan memori Anda tetap terjaga. Sebuah penelitian terbaru telah menemukan korelasi antara masalah memori dan bayi yang menderita kekurangan vitamin C. Studi lain menemukan vitamin C memiliki sifat protektif terhadap masalah memori dan hilangnya kewaspadaan mental. Buah dan sayuran merupakan sumber yang sangat baik untuk vitamin C, terutama jeruk dan stroberi.

6. Vitamin D


Tubuh yang kekurangan vitamin D telah terbukti mengganggu kemampuan otak dalam merencanakan dan memproses memori. Riset menunjukkan bahwa tingkat penurunan vitamin D pada orang tua telah dikaitkan dengan hilangnya memori akibat proses penuaan. Anda dapat memenuhi kebutuhan vitamin D dari makarel, tuna dan makanan lain yang diperkaya dengan vitamin D.

7. Vitamin B3


Para ahli terlah menemukan bentuk tertentu dari vitamin B3 yakni Nikotinamida, yang diyakini mampu mengurangi gejala penyakit Alzheimer. Mengingat temuan ini baru diuji coba pada tikus, diperlukan pengujian klinis lebih lanjut untuk menentukan efek dari vitamin B3 pada manusia. Selain mengurangi risiko dan efek dari penyakit Alzheimer, vitamin B3 juga mengurangi risiko penyakit jantung dan menurunkan kolesterol LDL. Tuna, ayam, kalkun, salmon dan asparagus menyediakan sumber penting dari vitamin B3.


Sumber : symptomfind
14Mar/12Off

6 Cara Memperbaiki Masalah di Tubuh Usai Melahirkan

InfoSehat - Setelah melahirkan, terjadi banyak perubahan pada tubuh perempuan. Masalah berat badan mungkin bisa ditangani dengan cepat dan mudah, tetapi masalah lainnya?

Berikut adalah keenam masalah yang terdapat pada tubuh perempuan setelah melahirkan dan bagaimana cara mengatasuinya, seperti dilansir parents.com, Rabu (25/1/2012).

1. Luka Bekas Operasi Caesar

Meskipun sebagian bekas luka memudar dalam satu atau dua tahun, bekasnya tidak pernah benar-benar hilang.

"Kunci untuk membuat bekas luka kurang terlihat adalah dengan cara menanganinya sedari awal," kata Debra Jaliman, MD, instruktur dermatologi klinis di Mount Sinai School of Medicine, di New York City.

Penelitian menunjukkan, bahan aktif dalam gel oles mederma yang terdiri dari ekstrak bawang merah, membantu menyusun kembali kolagen pada kulit dan menghaluskan bekas luka.

Gel ini aman digunakan saat sedang menyusui atau hamil dan paling efektif digunakan untuk bekas luka yang terjadi di bawah satu tahun, tetapi dapat meminimalkan bekas luka yang sudah ada selama delapan tahun.

Prosedur lain yang dilakukan di kantor doktor seperti perawatan laser dan suntikan steroid biasanya memberikan hasil yang lebih baik, lebih cepat, tetapi lebih mahal. Pelembab dapat membantu kulit terlihat lebih muda, dan pemijatan dapat melunakkan bekas luka baru. Namun, jangan menggunakan produk Vitamin E.

"Vitamin E tidak dapat mengubah kolagen kulit, juga tidak ada bukti bahwa vitamin yang dioleskan memiliki dampak apapun," kata Stephen Metzinger, MD, ahli bedah plastik di Rumah Sakit Anak, di New Orleans .

2. Payudara kendur

Selama kehamilan dan menyusui, hormon menyebabkan jaringan payudara semakin luas, dan kulit di sekitarnya melebar untuk mengakomodasi perubahan ini. Setelah itu, jaringan akan menyusut, tetapi kulit tidak lagi elastis.

"Meskipun bisa dikembalikan kekencangannya lewat operasi plastik, sebenarnya tidak harus menggunakan pisau bedah hanya untuk membuatnya sedikit kencang," kata Aron Kressel, MD, kepala bedah plastik di Rumah Sakit Metropolitan, di New York City.

"Berolahraga tidak akan meningkatkan ukuran bra, karena jaringan payudara adalah lemak, bukan otot. Tapi olahraga dapat mengubah otot-otot dada di sekitar payudara, membuatnya terangkat, dan membuat penampilan lebih segar," kata Courtney Barroll, pelatih pribadi di Klub Equinox Fitness, di New York City.

Beberapa latihan yang dapat dilakukan antara lain: push-up, mengangkat dada lalu berbaring telentang, pull-overs, dan penekanan pada dada.

Sebaiknya berkonsultasilah dengan dokter sebelum melakukan olahraga setelah melahirkan. Jangan gunakan krim pengencang payudara, sebab tidak ada bukti krim tersebut dapat mengencangkan kulit atau mengembalikan elastisitasnya.

3. Melasma

Lebih dari 70% dari ibu hamil akan memiliki melasma atau 'topeng kehamilan', yaitu bercak gelap pada dahi, pipi, dan bibir atas yang sering memudar setelah melahirkan tetapi tidak hilang sepenuhnya. Bercak-bercak ini timbul akibat fluktuasi hormon ketika kehamilan.

Krim pemutih yang diresepkan dokter seperti steroid dan tretinoin, baik digunakan sendiri atau dalam kombinasi. Banyak pasien mengalami perbaikan dalam beberapa minggu. Namun krim ini dapat menyebabkan kemerahan sementara, kulit mengelupas dan kulit kering. Krim ini tidak boleh digunakan ketika sedang menyusui atau hamil.

Prosedur yang disebut glikolat bisa dilakukan di kantor dokter untuk membantu menghapus lapisan atas kulit. Produk kecantikan tanpa resep dokter yang mengandung hydroquinone 2 persen atau ekstrak licorice juga dapat mengurangi perubahan warna. Jangan lupa menggunakan tabir surya untuk mempertahankan hasilnya. Cara paling cepat adalah dengan menutupi noda menggunakan riasan atau make up.

4. Perut Menggemuk

Meskipun si jabang bayi sudah dilahirkan dengan selamat, tonjolan di sekitar perut tidak bergeming. Itu karena sebagian besar kulit dan otot masih melebar. Gerakan yang menargetkan otot yang membungkus sekitar perut, seperti sit-up, akan dapat membantu mengencangkan otot di sekitar perut.

Cara lain, cobalah posisi push-up, seimbangkan berat badan pada lengan. Tempatkan handuk di bawah kaki, dan saat menarik perut, geser lutut ke arah dada. Lakukan dua set 5-8 pengulangan, tiga kali seminggu. Lakukan sampai dengan tiga set.

5. Bekas Peregangan Kulit

"Bekas peregangan kulit di perut, pinggul, payudara atau bokong biasanya memerah dan kemudian menipis dalam waktu setahun. Banyak tidaknya bekas tersebut tergantung pada genetika dan seberapa cepat kenaikan berat badan. Semakin cepat ditangani, semakin besar kemungkinannya menghilang," kata David J Goldberg, MD, direktur penelitian laser di departemen dermatologi di Mount Sinai School of Medicine, di New York City.

Krim Retin-A dapat membantu menghilangkan bekas peregangan kulit ini. Retin-A membangun kolagen, mengencangkan kolagen yang rusak ketika kulit tertarik. Efek sampingnya adalah kulit kemerahan sementara, kulit terkelupas, dan kering.

Mikrodermabrasi, suatu prosedur dimana kristal kecil digunakan menghapus lapisan atas kulit dan merangsang produksi kolagen, dapat mengobati bekas peregangan yang lebih lama. Selain itu, FDA baru-baru menyetujui pengobatan laser untuk menambah pigmen sel kulit yang lebih tua, sehingga menyebabkan bekas peregangan kulit yang sudah lama dapat berbaur dengan kulit di sekitarnya.

6. Pembuluh Darah Melebar

Sebanyak 40% wanita hamil mengalami pelebaran pembuluh darah di dekat permukaan kulitnya atau varises, yang paling sering adalah di bagian betis dan paha.

"Faktor keturunan, hormon dan tekanan pada vena ketika kehamilan lah yang menyebabkan. Varises dapat membaik setelah melahirkan, tetapi tidak akan hilang sepenuhnya," kata Dr Masterson.

Prosedur yang diebut sclerotherapy dapat membantu, prosedurnya berupa menyuntik pembuluh darah vena yang terkena dengan larutan yang menyebabkan pembuluh menutup, kemudian memudar atau menghilang dalam waktu sekitar dua minggu.

Biasanya, diperlukan lebih dari satu sesi, dan disarankan untuk menunggu setidaknya enam bulan setelah melahirkan. Efek samping sementara antara lain berupa rasa menyengat di tempat suntikan, kram otot, dan kemerahan atau bintik-bintik coklat.

Sumber : detikHealth
13Mar/12Off

6 Cara Bantu Wanita Capai Orgasme

InfoSehat - Tidak mudah memang bagi wanita mendapatkan kenikmatan klimaks saat bercinta. Hal itu pun terbukti karena menurut penelitian seperti dikutip dari Shaaditimes, hanya 25% wanita yang bisa mencapai orgasme saat berhubungan intim dengan pasangannya.

Membutuhkan proses yang perlahan mulai dari membangun mood hingga sentuhan agar wanita bisa bergairah dan akhirnya mampu orgasme. Ini dia enam teknik yang bisa wanita lakukan, agar lebih mudah dapatkan orgasme, seperti dikutip dari Good To Know.

1. Berlatih Memuaskan Diri Sendiri
Banyak anggapan bahwa masturbasi adalah perilaku seks yang menyimpang. Faktanya, masturbasi adalah hal yang sangat wajar terjadi pada pria maupun wanita. Seksolog Dr. Deidre seperti dikutip dari The Sun mengungkapkan, jika ada orang yang mengalami masalah untuk mencapai orgasme, biasanya mereka dianjurkan untuk mempelajari cara masturbasi. Hal itu dilakukan agar mereka tahu mengenai apa yang membuat mereka puas dan diharapkan dapat mengomunikasikan hal itu pada pasangan masing-masing.

Menurut sebuah penelitian, sekitar setengah dari wanita bahkan mengaku mendapatkan orgasme untuk pertama kalinya lewat masturbasi. Sediakan waktu Anda untuk mengeksplor titik-titik rangsang di tubuh Anda sendiri. Jangan hanya fokus pada Miss V, tapi sentuhlah beberapa bagian tubuh dan kenali, bagian mana yang paling memberikan kenikmatan saat disentuh. Setelah itu, komunikasikan dengan pasangan Anda.

2. Kencan Malam Hari
Sebelum bermesraan di tempat tidur, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk makan malam romantis dan mengobrol bersama suami. Percaya atau tidak, membangun keintiman di luar kamar tidur juga bisa menjadi salah satu bentuk foreplay. Sentuhan lembut di lengan atau bisikan sensual di telinga saat berkencan bisa membantu Anda dan suami mendapatkan orgasme lebih mudah saat bercinta.

3. Berfantasi
Fantasi seks boleh saja dilakukan dalam sebuah hubungan pernikahan. Malah kalau pasangan tidak pernah berfantasi mereka bisa menghadapi kebosanan dalam bercinta. Kebosanan itu dapat menyebabkan Anda dan pasangan semakin menjauh. Penelitian menunjukkan, orang yang suka berfantasi jadi lebih nyaman dan bahagia saat bercinta. Mereka juga jadi lebih sering bercinta. Fantasi seks juga bisa membuat wanita orgasme.

4. Senam Kegel
Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang melakukan senam Kegel secara teratur, lebih mudah, lebih sering dan lebih intens mengalami orgasme. Senam Kegel berfungsi membantu wanita untuk menemukan otot pelvic (panggul) yang dipercaya bisa menambah kenikmatan dalam bercinta. Otot panggul merupakan otot yang digunakan untuk mengontrol keluarnya urin. Gerakan mengencangkan dan mengendurkan otot pelvic berkali-kali (kira-kira 25 kali) saat penetrasi seks bisa membantu wanita mencapai klimaks.

5. Posisi Bercinta
Ada posisi bercinta tertentu yang bisa membantu wanita meraih orgasme, salah satunya woman on top. Alasan yang pertama, saat berada di atas si dia, Andalah yang memegang kontrol dan bisa memastikan angle yang paling tepat untuk mencapai klimaks. Kedua, posisi ini akan menimbulkan stimulasi klitoris yang lebih maksimal dan ketiga, suami bisa lebih mudah meraba tubuh Anda dan menemukan titik rangsang yang tentunya akan membuat Anda semakin bergairah.

6. Komunikasi
Kalau Anda tidak bisa mengungkapkan apa keinginan Anda saat bercinta dengan suami, Anda tidak akan bisa menikmati aktivitas tersebut. Seks yang menyenangkan seharusnya membuat Anda dan pasangan merasa aman dan nyaman. Cobalah ungkapkan keinginan dan perasaan Anda sebelum bercinta. Tentu sangat tidak adil, kalau Anda berharap suami bisa membaca pikiran atau kemauan istrinya. Ingatlah, hubungan seks yang sehat berasal dari komunikasi yang sehat juga.

Sumber :  wolipop.com
16Feb/12Off

Gejala-gejala Kanker Indung Telur yang Perlu Wanita Waspadai

InfoSehat - Kanker indung telur (kanker ovarium) merupakan salah satu jenis kanker yang bisa mengancam hidup perempuan, tapi seringkali ditemukan dalam stadium lanjut. Untuk itu kenali gejala yang muncul dari kanker indung telur ini.

Tidak seperti kanker payudara, kanker usus atau kanker serviks, sampai saat ini tidak ada tes skrining yang baik untuk kanker indung telur. Karena itu tidak banyak pasien kanker indung telur yang bisa bertahan dalam 5 tahun pertamanya.

Kanker ovarium adalah jenis kanker yang dimulai dari indung telur. Diketahui setiap perempuan memiliki 2 indung telur yang terletak di 2 sisi uterus (rahim) yang berfungsi menghasilkan sel telur (ovum) serta hormon estrogen, progesteron dan testosteron.

Kanker jenis ini seringkali tidak terdeteksi sampai ia menyebar ke dalam panggul dan perut. Pada tahap akhir, kanker indung telur sulit untuk diobati dan seringkali berakibat fatal seperti kematian.

Gejala dari kanker indung telur tidak spesifik, seringkali meniru penyakit lain. Berikut ini gejala yang bisa dicurigai sebagai tanda dari kanker indung telur, seperti dikutip dari ABC.net.au dan MayoClinic Rabu (15/2/2012) yaitu:
1. Kembung, bengkak, adanya tekanan pada perut
2. Sakit di perut atau panggul
3. Kesulitan makan atau adanya perasaan penuh di perut dengan cepat, serta gangguan pencernaan yang tetap, gas dan mual
4. Adanya perasaan mendadak (urgensi) untuk pipis dan frekuensinya berubah
5. Perubahan kebiasaan buang air besar
6. Peningkatan lingkar perut misalnya pakaian terasa ketat di sekitar pinggang
7. Sering merasa tidak bertenaga
8. Mengalami sakit punggung

Jika mengalami hal ini selama beberapa minggu, sebaiknya segera konsultasikan dengan dokter dan biasanya pemeriksaan pertama yang dilakukan adalah USG (ultrasonografi).

Sampai saat ini tidak jelas apa penyebab dari kanker indung telur. Namun jenis sel dimana kanker tersebut dimulai bisa membantu menentukan jenis kanker indung telur yang dimiliki serta pilihan pengobatan. Jenis kanker ovarium meliputi:

1. Kanker yang berawal dari sel-sel di bagian luar indung telur. Disebut dengan tumor epithelial, kanker ini dimulai pada lapisan tipis di jaringan yang menutupi bagian luar indung telur. Sebagian besar kanker indung telur adalah jenis ini.

2. Kanker yang dimulai di sel yang memproduksi sel telur. Disebut tumor germ cell dan cenderung terjadi pada perempuan muda.

3. Kanker yang dimulai di sel yang memproduksi hormon. Disebut tumor stromal yang biasanya dimulai pada jaringan ovarium yang memproduksi hormon estrogen, progesteron dan testosteron.
 
Sumber : detikhealth
 
11Feb/12Off

Jangan Abaikan Lingkar Kepala dan Ubun-Ubun Anak

InfoSehat - Orang tua dan dokter sebaiknya tak mengabaikan pertumbuhan lingkar kepala anaknya dan kondisi ubun-ubun anak. Setiap kali melakukan pemeriksaan berat dan tinggi badan bayi atau imunisasi, sebaiknya dokter anak atau praktisi kesehatan lain seperti bidan dan kader posyandu agar mengukur lingkar kepala bayi secara rutin untuk mengetahui pertumbuhan otaknya.


Selain mengukur lingkar kepala, memeriksa ubun-ubun anak sangat perlu dilakukan guna mengetahui perkembangan otak anak. Tumbuh dan berkembang seorang anak sangat penting dan merupakan investasi terbaik bagi masa depannya. Gangguan pertumbuhan khususnya gangguan pertumbuhan ukuran kepala dan kondisi ubun-ubun anak sangat penting dilakukan sejak usia di bawah 3 tahun.

Sebagian dokter dan orang tua kadang kurang memperhatikan ukuran lingkar kepala bayi saat melakukan pemeriksaan rutin di  praktek. Selama ini yang sering menjadi fokus utama adalah pertumbuhan berat badan, tinggi badan, pemberian susu, makan dan kondisi penyakit anak. Pertumbuhan lingkar kepala dan pemantauan ubun-ubun sering diabaikan. Padahal, hal itu sangat penting untuk mendeteksi sejak dini gangguan perkembangan otak dan gangguan lainnya. Bila terlambat dalam mendeteksinya maka daat memperberat kelaianan yang sudah ada. Mengukur lingkar kepala adalah hal yang penting, karena bisa melihat pertumbuhan otaknya setiap bulan. Bila melakukan secara rutin ukuran lingkar kepala maka sekaligus mengevaluasi volume otak. Kalau ukuran lingkar kepala si bayi tak pernah dipantau, maka tak akan pernah tahu apakah ukurannya normal atau tidak.

Meski ukuran kepala tak ada pengaruhnya dengan kecerdasan bayi tetapi ukuran lingkar kepala berkaitan dengan volume otak. Volume normal otak bayi baru lahir adalah 350 gram. Bila diameter kepala bayi sekitar 30 cm, maka volume otaknya bisa kurang dari itu. Tetapi bukan berarti bila volumenya banyak anak jadi cerdas. Begitu juga perbedaan bentuk kepala, tak ada kaitan sama sekali denga kecerdasan dan volume otak.

Selain mengukur lingkar kepala, memeriksa ubun-ubun anak sangat perlu dilakukan guna mengetahui perkembangan otak anak. Ubun-ubun pada bayi menandai perkembangan dan pertumbuhan otak anak berlangsung secara normal atau tidak. Penutupan ubun-ubun yang normal berlangsung pada usia 6 sampai 18 bulan. Bila bayi ubun-ubunnya sudah menutup atau proses menutupnya terlalu cepat dari waktu yang normal, harus dikenali penyebabnya. Beberapa gangguan dengan terlalu cepat menutupnya ubun-ubun besar berkaitan dengan gangguan pertumbuhan dan perkembangan khususnya otak dan kecerdasan anak. Bayi atau anak dengan gangguan ukuran besar kepala ini kadang disertai dengan ubun-ubunnya telah tertutup semenjak lahir. Kondisi bayi seperti ini, perkembangan otaknya akan terganggu. Bila perkembangan otak tidak optimal biasa perkembangan motorik dan kecerdasannya juga tidak optimal.

Lingkar kepala dan ubun-ubun

Ukuran lingkar kepala berkaitan dengan volume otak. Bila ukuran lingkar kepala si bayi tak pernah dipantau asecara rutin, maka dokter dan orang tua tak akan pernah tahu apakah ukurannya normal atau tidak. Ukuran lingkar kepala bayi dan anak memang berbeda-beda pada setiap individu. Paramater yang sering dipakai oleh seorang klinisi untuk menentukan batas normal ukuran lingkar kepala dengan memakai skala Nellhaus. Ukuran lingkar kepala normal sekitar 30 sampai 37 cm. Pertumbuhan lingkar kepala akan bertambah 2 cm setiap bulan pada usia 0-3 bulan. Pada usia 4-6 bulan akan bertambah 1 cm per bulan, dan pada usia 6-12 bulan pertambahannya 0,5 cm per bulan. Sampai usia 5 tahun biasanya sekitar 50 cm. Usia 5-12 tahun hanya naik sampai 52-53 cm setelah usia 12 tahun akan menetap tidak akan membesar lagi.

Ubun-ubun atau fontanel adalah bagian kecil dari kepala bayi yang lunak. Ubun-ubun muncul karena setelah beberapa bulan dilahirkan, tulang-tulang kepala bayi belum menyambung satu sama lain. Meski begitu, posisinya sudah terbentuk berdampingan dan rapi. Walaupun terlihat sangat rapuh, ubun-ubun sebenarnya cukup kuat karena dilindungi membran, yaitu lapisan tipis jaringan yang menutupi permukaan. Terdapat dua jenis ubun-ubun, yaitu anterior fontanel dan posterior fontanel. Anterior Fontanel merupakan ubun-ubun yang terdapat di puncak kepala bayi. Lebarnya mencapai kurang lebih 5 cm. Bila ubun-ubun besar cekung bisa disebabkan karena kekurangan cairan. Sebaliknya bila menonjol harus dicuriga gangguan dalam susunan saraf otak berupa peningkatan tekanan di dalam kepala.

Dalam keadaan normal ubun-ubun besar (UUB) sekitar 90-95% akan menutup pada usia 19-24 bulan. Jika di bawah usia itu sudah menutup disebut Craniosynostosis. Biasanya gangguan ini disertai dengan ukuran lingkar kepala yang kecil. Sebaliknya bila ubun-ubun terlambat menutup bisa disebabkan karena hidrosefalus, sindroma down, kekurangan hormon tiroid dan berbagi penyakit lainnya

Dampak yang bisa terjadi pada Craniosynostosis adalah sel-sel otak tak bisa berkembang karena tidak ada ruang. Gangguan yang muncul antara lain kelumpuhan otak seperti cerebral palsy . Semakin dini ubun-ubun menutup, semakin berat dampak yang terjadi. Selain apakah penutupan itu diikuti oleh penutupan tulang-tulang ubun-ubun yang lain karena jika semua tulang ubun-ubun itu menutup dampaknya akan lebih berat. Demikian pula jika ubun-ubun itu sudah menutup saat bayi berada dalam kandungan, maka dampaknya akan lebih berat dan penanganannya pun lebih kompleks.

Faktor yang berpengaruh

Proses petumbuhan dan perkembangan susunan saraf pusat dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi dan juga lingkungan yang berupa stimulasi atau rangsangan. Ketidaknormalan ubun-ubun pertumbuhan ukuran lingkar kepala anak dipengaruhi oleh berbagai faktor. Faktor yang paling sering adalah keturunan. Ukuran lingkar kepala anak tidak jauh berbeda dengan ukuran lingkar kepala dengan salah satu orang tuanya bila mereka dewasa kelak. Faktor lain yang berpengaruh adalah gangguan saat dalam kandungan bisa karena infeksi kehamilan, kelainan kromosom atau kelainan genetik.

Pada beberapa kasus-kasus mikrosefali atau makrosefali dapat juga dianggap normal atau disebut familial. Pada kasus seperti ini biasanya tidak disertai kelainan persarafan dan tumbuh atau berkembangnya anak lainnya. Biasanya orang tua si bayi juga memiliki lingkar kepala yang hampir sama. Bila bayi dengan kelainan makrosefali, ternyata orang tuanya juga makrosefali. Sehingga bila anak ukuran lingkar kepalanya tidak normal, maka sebaiknya diukur juga lingkar kepala orang tuanya.

Mikrosefali dan Makrosefali

Gangguan ukuran kepala dikatakan tidak normal bila besar lukuran lingkar kepala bayi kurang atau lebih dari 2 Standard Deviasi sesuai usia menurut skala Nelhaus. Jika ukuran lingkar kepala bayi lebih kecil dengan perbedaan sebesar 2 standar deviasi dari ukuran normal, maka disebut kelainan mikrosefali. Namun, bila ukuran lingkaran kepala si bayi lebih besar daripada ukuran normalnya, disebut makrosefali.

Mikrosefali atau gangguan pertumbuhan lingkar kepala yang kurang sesuai normal sering disebabkan gangguan saat dalam kandungan bisa karena infeksi kehamilan seperti infeksi TORCH (toksoplasma, rubella, sitomegalo virus, dan herpes), kelainan kromosom atau kelainan genetik. Penyebab lainnya karena gangguan secara keseluruhan, pertumbuhan fisik bayi kecil maka kepalanya juga kecil. Hal ini biasanya disebabkan karena faktor genetik atau asupan gizi ibu ke bayi kurang.

Kelainan mikrosefali bisa mempengaruhi kemampuan otak bayi. Kalau perkembangan otak nggak sempurna, maka kemampuan berpengaruh pada kemampuan intelegensi, kemampuan motorik, kemampuan emosi, sosial, dan sebagainya.

Bila ukuran lingkaran kepala si bayi lebih besar daripada 2 standar ukuran normal dikatakan kelainan makrosefali. Sebenarnya hanya sebagian kecil kasus makrosefali yang termasuk normal. Sebagian besar kasus makrosefali disebabkan karena hidrosefalus, yaitu kepala besar karena cairan di dalam otaknya berlebihan. Bila dicurigai kelainan makrosefali harus pula dilakukan pemeriksaan penuinjang lainnya karena kita tidak bisa menduga kelainan struktur di dalam otaknya. Untuk mengetahui kelainan hidrosefalus dan ganguan lainnya dapat dilakukan pemeriksaan USG atau CT-scan.

Hidrosefalus adalah penyakit yang terjadi akibat gangguan aliran cairan di dalam otak (cairan serebro spinal) atau akumulasi cairan serebrospinal dalam ventrikel serebral, ruang subarachnoid, atau ruang subdural. Gangguan itu menyebabkan cairan tersebut bertambah banyak yang selanjutnya akan menekan jaringan otak di sekitarnya, khususnya pusat-pusat saraf yang vital.

Penyebab Hidrosefalus terbagi dua, yakni Kongenital; disebapkan ganguan perkembangan janin dalam rahim misalnya Malformasi Arnold Chiari atau infeksi intrauterine. Gejala yang dapat ditemui pada seorang anak dengan hidrosefalus tergantung penyebabnya serta umur penderita. Bila penyebabnya kelainan bawaan, gejalanya didapati saat belum lahir atau pada masa bayi. Bila gejala timbul saat bayi di kandungan kadang-kadang sudah meninggal di kandungan.

Bila dilihat secara anatomis Hidrosefalus dibagi 2, yaitu hidrosefalus non-komunikans (tersumbat) dan hidrosefalus komunikans. Hidrosefalus non-komunikans disebabkan kelainan bawaan, tumor, dan infeksi.Kondisi itu terjadi karena ada penyumbatan di tempat tertentu di dalam otak, di jalan sempit yang dilalui cairan otak waktu mengalir keluar dari rongga ventrikel otak.

Hidrosefalus komunikans disebabkan kelainan bawaan atau didapat, misalnya setelah sakit radang selaput otak (meningitis) atau perdarahan di bawah selaput otak. kelainan yang terjadi adalah penyerapan cairan otak yang tak memadai di tempat penyerapannya (rongga subarahnoid). Produksi cairan otak yang berlebihan dapat disebabkan karena tumor, meski jarang. Beberapa infeksi di dalam kandungan juga dapat menyebabkan terjadinya hidrosefalus. Biasanya infeksi ini terjadi pada kehamilan muda sampai trimester kedua.

Manifestasi klinis hidrosefalus adalah lingkar kepala membesar, fontanel antrior menonjol. Vena pada kulit kepala dilatasi dan terlihat jelas pada saat bayi menangis. Terdapat bunyi creckedpot (tanda Macewen) disertai mata melihat kebawah, mudah terstimulasi, lemah dan kemampuan makan berkurang. Opisthotonus, dan spatik pada ekstremitas bawah. Pada bayi dengan malformasi mulut, bayi mengalami kesulitan menelan. Bunyi nafas keras (stridor), kesulitan bernafas, apnea (henti napas), tidak ada refleks muntah, sakit kepala, papil edema (pembengkakan persarafan mata), strabismus (juling), ataxia (gangguan keseimbangan), letargi (lemah), bingung, dan bicara inkoheren.

Pencegahan

Pertumbuhan otak anak adalah proses yang sangat penting proses penting lainnya adalah periode tercepat pertumbuhan otak terjadi pada trimester 3 hingga usia 3 tahun. Pada usia anak khususnya tiga tahun pertama, merupakan masa penting periode “Golden Age” karena perkembangan otak luar biasa. Karena proses perkembangan otak berlangsung sangat cepat selama masa tersebut. Kondisi ini juga termasuk periode rawan atau kritis karena hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Berat otak pada waktu lahir rata-rata 350 gram. Pada usia 1 tahun, volume otak 1.000 gram dan pada usia 2 tahun beratnya 1.200 gram. Sedangkan volume otak orang dewasa hanya 1400 gram pada pria dan 1.250 gram pada wanita. Proses petumbuhan dan perkembangan otak bayi dipengaruhi oleh faktor genetik, nutrisi dan juga lingkungan yang berupa stimulasi atau rangsangan.

Pencegahan sejak dini untuk menghindari terjadinya kelainan-kelainan gangguan lingkar kepala dan otak. Melakukan konseling sebelum menikah sejak merencanakan untuk punya anak sangat penting. Kontrol secara teratur ke dokter kandungan untuk mendeteksi adanya kelainan kehamilan sejak dini khususnya infeksi TORCH.

Beberapa nutri makanan diyakini meningkatkan perkembangan sistem saraf pusat di otak dan sirkulasi oksigen dan replikasi DNA seperti DHA dan AA , zat besi, taurin, kolin dan zinc. Sumber nutrisi yang utama berbagai kandungan tersebut banyak didapatkan di dalam ASI. Sehingga pemberian ASI tidak bisa disangkal lagi tidak bisa dikalahkan oleh pemberian susu formula yang manapun.

(Dr Widodo Judarwanto SpA adalah dokter spesialis anak dari RS Bunda Jakarta, Klinik Kesulitan Makan, Jl. Rawasari Selatan 50, Cempaka Putih, Jakarta Pusat)



Sumber :Kompasiana