2Feb/12Off
DHA Bikin Sperma Loyo Makin Trengginas
InfoSehat - Docosahexnoic acid atau disebut juga DHA yang merupakan asam lemak omega-3 dan sangat bagus untuk mata dan pertumbuhan otak yang akhir-akhir ini diteliti terbukti meningkatkan kesuburan mencit jantan.
"DHA terkandung dalam testis dan otak dengan takaran yang tinggi, namun sampai saat ini tidak ada yang tahu apa yang ada dalam jaringan ini," ujar peneliti dari Universitas illinois di Urbana Champaign Manabu Nakamura. Kata Nakamura, "tiga tahun lalu kami menciptakan tikus yang loyo yang tak bisa memproduksi DHA sendiri dan kami belajar bahwa DHA benar-benar penting bagi pembentukan sperma."
Dalam penelitian terbaru ini, Nakamura dan koleganya mencari tahu kenapa DHA begitu penting bagi kesehatan sperma.
Seperti omega-3 yang lain, DHA ditemukan pada ikan terutama yang hidup lautan dingin. Juga ditemukan pada alga. Meski begitu, tubuh kita sebenarnya juga dapat memproduksi DHA dari asam omega-3 lain.
Struktur akrosom
Sebelumnya, Nakamura dan koleganya memelajari tikus-tikus tanpa enzim DHA-sintesis dan menemukan bahwa jika tikus-tikus ini tidak mendapatkan DHA dalam makanan mereka, si pejantan bakal tidak subur. Tikus-tikus ini akan kembali subur kalau mereka diberi tambahan asam lemak ini.
Menyusul temuan ini, dalam studi terbaru tim peneliti melihat bagaimana sperma berkembang dalam tubuh tikus yang kekurangan DHA. Para peneliti menyatakan bahwa DHA berperan dalam pembentukan struktur yang disebut akrosom di kepala sperma. Akrosom adalah struktur atau bentuk kepala yang runcing yang mengandung enzim yang bisa menembus lapisan luar telur dan memungkinkan sperma membuahi sel terlur.
"Para akrosom di atas kepala kerucut ini adalah raksasa, itu adalah karung besar berisi banyak enzim," kata Nakamura. "Ketika sperma bertemu sel telur, semburan akrosom dan melepaskan enzim dan membantu sperma menembus sel telur."
Akrosom membentuk saat banyak gelembung membran kecil yang disebut vesikel menyatu di dalam sperma. Gelembung inilah yang menahan enzim yang dibutuhkan sperma untuk menembus dan membuahi sel telur. Ketika mereka bersama-sama di bagian depan, membentuklah yang kepala atau topi akrosom.
Tanpa DHA, penyatuan membran ini tidak akan terjadi. Jika vesikel tidak menyatu, akrosom tidak dibuat dan menghentikan pematangan sperma. Pada titik ini, para peneliti hanya melihat sperma berkepala bulat, bukan sperma kepala kerucut yang sehat.
Defisiensi DHA
Karena manusia dan mamalia lainnya mampu membuat DHA sendiri dari asam lemak lain, kekurangan DHA merupakan hal yang tidak umum. Tapi, jika pembentukan enzim sintesa DHA rusak, akan mengganggu kesuburan. Rendahnya tekanan darah DHA terkait dengan rendahnya kesuburan. Karena itu, diet kaya DHA bisa menyelesaikan masalah ini ketidaksuburan.
"Selama sistem endogen ini bekerja baik dalam tubuh, manusia dapat mensintesis DHA yang memadai dalam tubuh mereka jika mereka memiliki prekursor," kata Nakamura. "Tapi beberapa kelompok orang mungkin tidak mampu mensintesa DHA Dalam hal ini suplemen makanan dapat membantu."
Dalam jangka panjang, akrosom bisa menjadi target untuk pil KB laki-laki, jika pembentukan akrosom bisa diatur, namun para peneliti belum memelajarinya. Mereka sedang konsentrasi memantau bagian tubuh lain untuk melihat bagaimana kekurangan DHA memengaruhi otak dan fungsi mata. Cara kerjanya mirip, dengan memfasilitasi penyatuan vesikel di bagian tubuh lain.
Menyusul temuan ini, dalam studi terbaru tim peneliti melihat bagaimana sperma berkembang dalam tubuh tikus yang kekurangan DHA. Para peneliti menyatakan bahwa DHA berperan dalam pembentukan struktur yang disebut akrosom di kepala sperma. Akrosom adalah struktur atau bentuk kepala yang runcing yang mengandung enzim yang bisa menembus lapisan luar telur dan memungkinkan sperma membuahi sel terlur.
"Para akrosom di atas kepala kerucut ini adalah raksasa, itu adalah karung besar berisi banyak enzim," kata Nakamura. "Ketika sperma bertemu sel telur, semburan akrosom dan melepaskan enzim dan membantu sperma menembus sel telur."
Akrosom membentuk saat banyak gelembung membran kecil yang disebut vesikel menyatu di dalam sperma. Gelembung inilah yang menahan enzim yang dibutuhkan sperma untuk menembus dan membuahi sel telur. Ketika mereka bersama-sama di bagian depan, membentuklah yang kepala atau topi akrosom.
Tanpa DHA, penyatuan membran ini tidak akan terjadi. Jika vesikel tidak menyatu, akrosom tidak dibuat dan menghentikan pematangan sperma. Pada titik ini, para peneliti hanya melihat sperma berkepala bulat, bukan sperma kepala kerucut yang sehat.
Defisiensi DHA
Karena manusia dan mamalia lainnya mampu membuat DHA sendiri dari asam lemak lain, kekurangan DHA merupakan hal yang tidak umum. Tapi, jika pembentukan enzim sintesa DHA rusak, akan mengganggu kesuburan. Rendahnya tekanan darah DHA terkait dengan rendahnya kesuburan. Karena itu, diet kaya DHA bisa menyelesaikan masalah ini ketidaksuburan.
"Selama sistem endogen ini bekerja baik dalam tubuh, manusia dapat mensintesis DHA yang memadai dalam tubuh mereka jika mereka memiliki prekursor," kata Nakamura. "Tapi beberapa kelompok orang mungkin tidak mampu mensintesa DHA Dalam hal ini suplemen makanan dapat membantu."
Dalam jangka panjang, akrosom bisa menjadi target untuk pil KB laki-laki, jika pembentukan akrosom bisa diatur, namun para peneliti belum memelajarinya. Mereka sedang konsentrasi memantau bagian tubuh lain untuk melihat bagaimana kekurangan DHA memengaruhi otak dan fungsi mata. Cara kerjanya mirip, dengan memfasilitasi penyatuan vesikel di bagian tubuh lain.
Sumber : sehatnews.com
30Jan/12Off
Tips Merencanakan Kehamilan Sehat
InfoSehat - Kapankah waktu yang tepat untuk memiliki anak? Pertanyaan ini mungkin sudah beberapa waktu muncul di benak calon Mama dan calon Papa. Sebenarnya jawabannya sederhana:
tidak ada waktu yang benar-benar tepat untuk memiliki anak, karena dinamika hidup di lingkungan kerja dan keluarga pasti akan memunculkan hal lain yang membutuhkan perhatian calon Mama. Tapi sebaliknya, tidak ada waktu yang salah untuk memiliki anak. Yang penting adalah kehamilan benar-benar diinginkan dan sebaiknya direncanakan untuk memastikan kehamilan yang sehat dan lancar.Pada saat akan merencanakan kehamilan, sebaiknya perhatikan diet, gaya hidup, serta kondisi kesehatan calon Mama. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
- Jaga pola makan calon Mama. Konsumsilah makanan dan minuman yang sehat, terutama makanan yang mengandung Asam Folat. Konsumsi Asam Folat dalam bentuk suplemen vitamin juga bisa dilakukan oleh calon Mama. Konsumsi Asam Folat paling tidak 1 bulan sebelum kehamilan mengurangi resiko kelainan tulang belakang janin.
- Diet pada saat merencanakan kehamilan masih diperbolehkan. Karena peluang kehamilan yang sehat semakin meningkat pada calon Mama yang mendekati berat badan ideal. Tapi sebaiknya hindari diet yang menghindari kelompok makanan tertentu, misalnya diet tanpa karbohidrat. Konsumsi karbohidrat yang ‘baik’ seperti roti gandum dan nasi merah. Protein seperti ikan dan ayam, serta buah-buahan, sayur, dan produk susu rendah lemak seperti susu, yoghurt, dan keju sangat dianjurkan.
- Hindari rokok dan alkohol. Bila calon Mama merokok, hentikan kebiasaan itu sesegera mungkin, terutama bila calon Mama merencanakan kehamilan. Efek rokok pada kehamilan sangat beragam, mulai dari mengurangi kesuburan sampai menimbulkan kerusakan kromosom sel. Efek ini juga bisa terjadi pada perokok pasif. Alkohol juga dihubungkan dengan cacat tertentu pada janin.
- Calon Papa juga harus menjaga kesehatan. Para ahli merekomendasikan Papa untuk mengkonsumsi multivitamin yang mengandung Zinc dan Selenium setiap hari selama paling tidak 3 bulan sebelum masa pembuahan untuk perkembangan sperma yang sehat.
Jangan lupa mempersiapkan perubahan gaya hidup yang akan terjadi pada calon Mama dan calon Papa setelah si kecil hadir. Calon Papa juga harus siap menjadi Papa yang siap berbagi tanggung jawab dengan sang Mama. Selamat merencanakan kehamilan yang sehat.
Sumber: Buku Panduan Lengkap Kehamilan dan Persalinan Modern (Dr. Miriam Stoppard)

