Informasi Autisme Indonesia Situs Informasi Autisme dan Kesehatan

27Apr/12Off

Segelas Susu Tingkatkan Performa Otak

InfoSehat - Susu merupakan salah satu sumber makanan bergizi seimbang yang tidak hanya dibutuhkan oleh anak-anak, tetapi juga remaja, dewasa dan orang tua. Selain memberikan asupan nutrisi penting bagi tubuh, minum susu juga punya peran besar dalam meningkatkan fungsi otak.

Sebuah riset teranyar mencatat bahwa mereka yang minum segelas susu sehari, cenderung mendapatkan nilai lebih baik saat dilakukan pengujian terkait memori dan fungsi otak.

Minum setidaknya satu gelas susu setiap hari tidak hanya meningkatkan asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, tetapi juga memiliki dampak positif untuk otak dan kinerja mental, menurut sebuah riset yang dipublikasikan dalam Dairy Journal.

Dalam risetnya, peneliti di University of Maine melibatkan lebih dari 900 pria dan wanita usia 23-98 tahun. Peserta diminta untuk melalui serangkaian tes otak - termasuk tes visual-spasial, verbal dan tes kerja memori otak, serta melacak kebiasaan konsumsi susu dari peserta. Dari delapan pengukuran yang berbeda terkait kinerja mental dan tanpa memandang usia, diketahui bahwa mereka yang minum susu - setidaknya satu gelas setiap hari - memiliki kerja mental lebih baik ketimbang mereka yang jarang minum susu. Bahkan, peminum susu juga cenderung mengadopsi pola makan sehat secara keseluruhan.

Dari temuan tersebut peneliti berkesimpulan bahwa susu tidak hanya baik untuk kesehatan tulang untuk jantung, tetapi memiliki potensi untuk mencegah penurunan mental seiringi penambahan usia. Para ilmuwan mengindikasikan bahwa ada beberapa nutrisi pada susu, yang memiliki efek langsung terhadap peningkatan fungsi otak - untuk memperlambat atau mencegah disfungsi neuropsikologis.

Sumber : health.kompas.com
1Feb/12Off

Makanan Terbaik untuk Ibu Menyusui

InfoSehat - Sebagai ibu baru, salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan untuk diri sendiri dan bayi adalah mengonsumsi makanan yang sehat. Ibu baru dapat secara teratur mengonsumsi makanan yang meningkatkan energi. Sehingga akan memberikan stamina yang dibutuhkan untuk menjadi ibu terbaik.

Mengonsumsi makanan yang kaya gizi pada interval yang teratur sepanjang hari dapat memaksimalkan energi sebagai ibu baru. Dan untuk ibu menyusui, penting untuk mengetahui bahwa kualitas ASI tetap hampir sama tidak peduli apa yang dipilih untuk dimakan.

Sehingga jika ibu menyusui tidak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan dari diet sehari-hari, maka akan mengambil simpanan nutrisi dalam tubuh. Maka sebaiknya ibu menyusui memperhatikan keseimbangan asupan makanan sehari-hari untuk menunjang nutrisi yang dikeluarkan dalam bentuk ASI untuk bayi.

Berikut 12 makanan yang baik untuk dikonsumsi ibu menyusui seperti dikutip dari WebMD, Jumat (27/1/2012) antara lain:

1. Ikan salmon

Ikan salmon, seperti ikan berlemak lainnya, sarat dengan jenis lemak yang disebut DHA. DHA sangat penting untuk perkembangan sistem saraf bayi. Semua ASI mengandung DHA, tetapi tingkat nutrisi penting ini lebih tinggi pada ASI yang mendapatkan DHA lebih dari diet sehari-hari ibu.

DHA dalam ikan salmon juga dapat memperbaiki suasana hati. Hasil studi menunjukkan bahwa, DHA memainkan peran dalam mencegah depresi pasca melahirkan. Pedoman FDA mengatakan ibu yang menyusui harus membatasi konsumsi ikan rendah merkuri sampai 12 ons per minggu. Salmon dianggap memiliki kadar merkuri rendah bila dibandingkan dengan jenis ikan lainnya.

2. Produk susu rendah lemak

Produk susu adalah bagian penting dari bahan makanan bagi ibu menyusui yang sehat. Selain menyediakan protein, vitamin B, dan vitamin D, produk susu adalah salah satu sumber kalsium terbaik. Jika menyusui, susu yang sarat dengan kalsium dapat membantu perkembangan tulang bayi.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan menyertakan setidaknya 3 cangkir susu setiap hari sebagai bagian dari diet.

3.Daging sapi tanpa lemak

Bila sedang mencari makanan untuk meningkatkan energi sebagai ibu baru, maka sebaiknya mencari makanan yang kaya zat besi, seperti daging sapi tanpa lemak. Kekurangan zat besi dapat menguras energi. Juga, ketika menyusui, maka perlu makan protein tambahan dan vitamin B12. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber yang sangat baik untuk kedua nutrisi tersebut.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan, terutama yang berwarna gelap seperti kacang hitam dan kacang ginjal, adalah makanan yang baik untuk ibu menyusui. Bukan saja makanan tersebut kaya akan zat besi, tetapi mereka juga merupakan sumber protein nabati yang berkualitas.

5. Bluberi

Ibu menyusui harus yakin untuk mendapatkan dua atau lebih porsi buah atau jus setiap hari. Bluberi yang kaya antioksidan adalah pilihan yang sangat baik untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi ibu menyusui.

Buah ini mengandung vitamin dan mineral dan memberikan dosis karbohidrat yang sehat untuk menjaga tingkat energi tetap tinggi.

6. Beras merah

Jika mencoba untuk menurunkan berat badan bayi, ibu mungkin tergoda untuk secara drastis mengurangi konsumsi karbohidrat. Tetapi menurunkan berat badan terlalu cepat dapat menyebabkan ASI lebih sedikit dan membuat ibu merasa lemah dan lesu.

Lebih baik untuk menggabungkan makanan sehat, seperti gandum dan beras merah dalam diet untuk menjaga tingkat energi. Beras merah juga menyediakan tubuh kalori yang memadai untuk memproduksi ASI dengan kualitas terbaik.

7. Jeruk

Jeruk adalah makanan terbaik untuk meningkatkan energi untuk ibu menyusui. Karena ibu menyusui memerlukan vitamin C bahkan lebih banyak daripada wanita hamil. Jeruk adalah makanan yang baik untuk ibu menyusui.

8. Telur

Kuning telur adalah salah satu dari beberapa sumber alami vitamin D. Vitamin D merupakan nutrisi penting untuk menjaga tulang kuat dan membantu pertumbuhan tulang bayi. Selain itu, telur juga serbaguna untuk memenuhi kebutuhan protein harian.

9. Roti gandum

Asam folat sangat penting untuk perkembangan bayi pada tahap awal kehamilan. Asam folat adalah nutrisi penting dalam ASI yang dibutuhkan untuk kesehatan yang baik bagi bayi. Roti gandum dan pasta yang diperkaya dengan folat sangat baik untuk ibu menyusui. Roti gandum juga memberikan dosis yang sehat dari serat dan zat besi.

10. Sayuran berdaun hijau

Sayuran berdaun hijau kaya dengan vitamin A, sehingga bayi juga perlu mendapatkannya dari ASI. Sayuran berdaun hijau juga merupakan sumbe kalsium,vitamin C, dan zat besi. Sayuran berdaun hijau juga mengandung antioksidan dan rendah kalori.

11. Sereal gandum

Salah satu makanan terbaik untuk meningkatkan energi untuk ibu baru di pagi hari adalah sarapan sehat dengan sereal gandum. Banyak sereal yang tersedia dan telah diperkaya dengan vitamin dan nutrisi esensial untuk membantu memenuhi kebutuhan harian.

12. Air

Ibu baru yang sedang menyusui sangat berisiko mengalami dehidrasi. Untuk menjaga tingkat energi dan produksi ASI, pastikan untuk mendapatkan asupan cairan yang cukup. Namun, hindari minuman yang mengandung kafein. Karena kafein dapat terkandung dalam ASI dan dapat menyebabkan bayi menjadi mudah marah dan sulit tidur.

sumber : detikhealth
28Jan/12Off

Lima Sumber Kalsium Selain Susu

InfoSehat - Bila ingin memiliki tulang kuat, ada dua nutrisi kunci yang harus dipenuhi, yakni kalsium dan vitamin D. Kalsium diperlukan untuk mendukung struktur tulang dan gigi, sedang vitamin D akan meningkatkan penyerapan kalsium dan pertumbuhan tulang.


Bicara mengenai kalsium, ingatan orang pasti langsung menuju kepada susu. Memang ada alasan mengapa susu identik dengan kalsium. Delapan ons susu rendah lemak mengandung 90 kalori dan memenuhi 30 persen kebutuhan harian kalsium.

Kendati demikian masih banyak sumber kalsium lain yang tak kalah hebat dan mudah ditemui sehari-hari.

1. Ikan sardin

Ikan sardin ternyata kaya akan vitamin D dan kalsium. Biasanya ikan kecil ini dijual dalam bentuk kalengan, tetapi akan lebih baik jika Anda mengonsumsi ikan sardin segar.

2. Telur

Meski telur hanya mengandung enam persen dari total kebutuhan vitamin D harian, tetapi bahan pangan ini mudah didapat. Vitamin D dalam telur terdapat dalam bagian kuningnya.

3. Salmon

Ikan ini lebih terkenal akan kandungan omega-3, tetapi salmon berukuran 3 ons mengandung lebih dari 100 persen kebutuhan vitamin D harian. Rutin mengonsumsi ikan ini bukan hanya menguatkan tulang tapi juga menyehatkan jantung. Ikan lain yang kaya vitamin D adalah tuna.

4. Bayam

Tidak suka minum susu? Bayam bisa menjadi alternatif sumber kalsium Anda. Satu cangkir bayam mengandung 25 persen kebutuhan kalsium, ditambah serat, zat besi, dan vitamin A. Selain bayam, Anda juga bisa mendapatkan kalsium dari sayuran berdaun hijau.

5. Jus jeruk

Segelas jus jeruk segar bisa menjadi sumber kalsium dan vitamin D. Beberapa jus jeruk siap minum juga sudah difortifikasi dengan vitamin lainnya.

(kompas.com)