Sebamed
Ibu untuk perawatan seputar alat kelamin bayi apa ya? Sebamed Cream boleh dipakai setiap hari?
Ibu, Berikut ini rangkuman tentang penggunaan Sebamed Cream terutama untuk ruam. Satu yang aku bersyukur sekali, ternyata anakku cocok pakai Myco Z sebagai obat ruamnya. Cepat mengeringkan ruam, sehari-harinya aku pakai Sebamed atau Mothercare baby cream. Terima kasih buat sharingnya [Mn]
Tanya:
Apakah cream untuk ruam bayi dari Sebamed (Healing Cream) boleh dipakai setiap hari ? Kalau ibu, untuk perawatan sekitar kelamin bayi biasanya pakai apa ya ? Terutama setelah pup/pipis. Kalau habis pup dikasih sabun tidak untuk membersihinnya ? [Mn]
Jawab:
Mandi dengan sabun sebamed: tidak lama ruam, kulit yang mengelupas itu hilang, bersih gitu, terus waktu umur setahun, aku coba ganti pelan-pelan dengan sabun bayi biasa, ternyata alhamdulillah, tidak ada lagi ruam dan kulit mengelupas.
Lalu, untuk perawatan seputar alat kelamin, aku tidak pernah kasih apa-apa, tidak kasih bedak, cream aku kasih kalau waktu mau pakaikan pampers saja, kalau habis pup, aku bilas pakai kapas dan air aqua+lotion baby biar tidak lecet, tidak selalu aku sabunkan.
Anakku cocok pakai salep apolar, mbak. Tidak hanya di ruam disekitar kelamin, dibadan/dimuka merah-merah aku kasih salep ini cepat sembuhnya, hanya dioles tipis2 saja ditempat yang ruam.
Aku juga pakai myco-z ini, dulu tahunya karena di beri resep dari dsa. Penyembuhannya cepat, jadi anaknya tidak menderita terlalu lama. Kalau pakai rash cream dari switzal (aku pakai juga) agak lama sembuhnya. Kalau merahnya cuma sedikit, ringan-ringan saja aku pakaikan switzal. Tapi kalau dia diare berat, sampai pada merah-merah kesakitan aku pakaikan myco-z.
Anakku dulu sebelum pakai Bel Air sering ruam popok.
Sebaiknya jangan dikasih bedak. Karena bedak kan nempel di kulit, lalu kalau lagi ruam popok, jangan pakai sabun, cukup pakai air hangat.
Kalo aku sih suka pakai produknya zwitsal yang baby cream mengandung zinc, lumayan ampuh kalau buat ruam2 dikelamin dan selagi ruam-ruam sebaiknya jangan dibedaki bagian yang kena ruamnya mbak.
Kalau kulit sudah ada tanda-tanda ruam/biang keringat, harus cepat-cepat kasih MYCO-Z dan MYCO-Z ini bisa dipakai kalau ada iritasi di sekitar kelamin bayi.
Pengalaman anakku bayi, buat selepas pipis aku kasih minyak kelapa bikinan sendiri, kalau untuk ruam aku pakai minyak kelapa bikin yang dikasih kunyit.
17-11-2005 14:48:58
Related posts:
- Bayi ASI Dan Fesesnya
- Creambath Untuk Anak-Anak
- Mengetahui Penyebab Penyakit Kelamin Herpes
- Masalah Ketombe
- Salon Bayi
Bayi ASI Dan Fesesnya
Sudah 9 hari tidak pup, padahal dia masih ASI kenapa ya, bu?
Tanya:
Ibu, keponakanku cowok (3bulan) sudah 9 hari ini tidak pup. Iparku masih full ASI sampai sekarang, dia sudah makan pepaya, banyak minum dan makan sayur-sayuran, waktu hari ke 7, sabtu kemarin karena cemas sudah dibawa ke dsa. Dan ketika diperiksa perut kirinya, menurut beliau tidak ada fesesnya. Keadaan si bayi sehat, maksudnya tidak gelisah, tidak ada panas atau rewel kalau sakit perut. Iparku rencananya mau menunggu 2-3 hari ini, kalau tidak juga dia mau cari second opinion ke dsa lainnya. Sebenarnya wajar tidak ya lewat dari seminggu bayi belum pup dan memang bisa ya sudah semingguan begitu tidak ada fesesnya ? Terima kasih ya, bu [Rhm]
Jawab:
Mbak, Aku juga pernah punya pengalaman kejadian seperti ini waktu anak-anaku masih bayi. Biasanya karena pupnya agak keras, jadi susah keluar Waktu itu mertuaku kasih saran ‘dipancing’ saja caranya : (harus agak tega-an sedikit) buat dari sabun mandi dibentuk agak panjang dan ujungnya agak runcing (kira-kira sebesar pensil) terus bayi ditidurkan telentang, angkat kakinya keatas masukkan pelan-pelan batangan sabun tadi ke dalam lubang anus, sambil agak dipuntir-puntir, dan secara bersamaan tekan-tekan perutnya kebawah insya allah, kalo sudah kepancing, itu feses akan keluar sendiri dan memang bentuknya lengket sekali. Mungkin karena itu tidak bisa keluar sendiri [dn]
Pilihan lainnya pakai kunyit yang ujungnya dibakar sebentar, terus dimasukkan ke dubur [An]
Atau pakai obat yang lewat dubur, namanya microlax, ada kok di apotek [Dil]
Aku cuma mau lebih meyakinkan saja, benar kata mbak dn, dulu anakku juga pernah punya pengalaman yang sama dan dengan solusi yang sama, pakai sabun dibuat runcing. Seram juga ya, tapi alhamdulillah sukses dan tidak ada efek apa-apa. Mudah-mudahan cepat pup ya mbak, kasihan meskipun dia tidak rewel, tapi lama kelamaan tidak enak perutnya [vr]
Betul. Saya juga pakai microlax. Pemakaiannya mudah, dan efeknya langsung. Selang beberapa detik, langsung bereaksi. [Arn]
Betul bu, selama masih full ASI, bab seminggu – 2mgg sekali masih wajar. Karena ASI cepat diserap tubuh dan sangat mungkin kalau babnya juga hampir tidak ada ampasnya. Mau berbagi pengalaman sedikit, ada temenku di kantor, kebetulan anaknya seumur anakku Daffa (hampir 6 bulan) masih full ASI juga, babnya bisa seminggu – 10 hari sekali tapi badannya gemuk dan padat. Daffa saja yang lahir lebih besar berat badannya kalah, perkembangannya juga tidak masalah dan dia tidak pakai apa apa, babnya akan keluar sendiri, tidak pakai microlac, ataupun sabun yang diruncingkan kecuali babnya keras, susah keluar. kalau Daffa (6 bulan) alhamdullilah, masih full ASI juga kadang juga sampai 3-4 hari tidak bab, sekali bab cuma air kuning (golden feces) atau kehijauan tergantung dari yang dimakan ibunya, aku perhatikan kalau aku makan pedas, Daffa akan bab tiap hari, malah bisa 2-3 kali tapi sekarang sudah teratur 1x sehari. Jadi, saranku jangan pakai obat apa-apa tiap baby punya kebiasaan yang berbeda/unik tapi nanti juga normal sendiri [Ley]
Yang seperti ini wajar sekali terjadi sama bayi yang minum ASI. Dokternya anak-anakku pernah bilang, kadang mereka tidak pup sampai 2 minggu, dan itu tidak apa-apa. Apalagi kalau si bayinya juga tidak merasa terganggu, ya tidak apa-apa, semakin besar, nanti semakin normal kecuali dia kesulitan, bisa di belikan glycerin suppositories yang buat infant (ini juga atas anjuran dokter, karena anak-anakku pernah mengalaminya juga), dipotong setengah saja sudah manjur, terus dimasukkan ke dubur bayi, tunggu sampai sekitar 15 menit keliatan hasilnya). Semoga bermanfaat [RM]
Aduh aduh bu, tidak usah dipakaikan apa-apa, kasihan masih 3 bulan dan full ASI benar-benar ya mbak? kalau menurut Sehat dan banyak pengalaman ibu-ibu ASI eksklusif termasuk aku sendiri alhamdulillah waktu anak keduaku, itu hal yang wajar sekali. Soalnya, itulah kelebihannya ASI sama susu formula, kalau susu formula hampir selalu pasti ada “sisanya”, sementara kalau ASI, karena memang sudah diciptakan dengan 1001 keajaibannya ASI itu insyaAllah terserap habis oleh tubuh bayi kita. Jadi wajar kalau tidak sisanya, jadi banyak sekali pengalaman ibu-ibu yang ASI eksklusif lalu bayinya tidak pup berhari-hari. Anak keduaku juga pernah samapi seminggu lebih, tapi siap-siap saja mbak begitu pup, wah banyak dan baunya.. Coba search di google pakai keyword kayak exclusive breastfeed stool, nanti ketemu banyak artikel yang menerangkan soal ini, jadi kalau menurut aku insyaAllah tidak apa-apa [Nad]
Mbak, Menurut aku DSAnya sudah benar. Kalau ASI eksklusif normal kalau bayinya pup 7-10 hari begitu. Itu berarti ASInya terserap sempurna, sehingga tidak ada ampasnya yang perlu dibuang. Anakku dua-duanya waktu masih ASI eksklusif juga begitu. Waktu anak pertama sempat 2 kali kena microlax, karena aku masih belum mengerti, tapi anak kedua tidak pernah aku kasih apa-apa, lama-lama normal sendiri. Dulu kalau bayiku sudah semingguan belum pup, aku tiap sarapan makannya pepaya satu piring makan muncung. Lumayan membantu, tapi pupnya juga rada orange begitu. Jadi, kalau bayinya memang tidak ada keluhan atau gelisah, dan pupnya juga normal saja, tidak keras, jangan dikasih microlax [Rn]
19-11-2005 23:57:44
Related posts:
- Salon Bayi
- Putih-Putih Dimulut Bayi
- Alergi Susu
- Creambath Untuk Anak-Anak
- Mencegah Alergi Pada Bayi Karena Makanan